Minggu, 31 Januari 2010

No Subject

Aarghhhh

Ketika geram tidak terhindarkan
Gumpal sempit harus tercairkan

Kembali menanyakan ruang rindu
Akan huruf suci yang lama terbiar sendu

Berharap sel itu kembali lapang
Elastisitas yang membentang gampang

Meluasi ruang pengap yang rabun
Terhalang kabut resah yang tertimbun

Kamis, 21 Januari 2010

No Subject

Potensi yang terbuang sia
Melebur dalam ringkih usia

Menggenggam bara melantak
Gemeretak asa menggertak

Tali kekang resah berdesak
Dalam iringan parade sesak

Diam sejenak menghimpum yang berserak
Harap diam menjadi pilih yang kagum berdecak

Selasa, 19 Januari 2010

No Subject

Remang telah mencerabut cahaya
Menggerus lapis benteng yang berjaya

Gumam anyir darah tertangkap indra
Meliuk membuyarkan fokus vibra

Merebahkan sebongkah resah
Mencoba kembali mengasah

Senin, 18 Januari 2010

No Subject

Menyerap perlahan energi yang hilang
Mengembalikannya untuk berpulang

Sejenak tanya beranak
Meragukan peran jenak

Dalam menuntaskan sekeping janji
Pada kedalaman jenak yang terpuji

Sanggupkah menanggung serupa malu
Seutas pikir berubah peran benalu

Senin, 09 November 2009

Menikmati Jenak

Ketika jenak2 yg berlalu melewati detik demi detik hidup kita, maka laluilah dg pola terbaik yg memungkinkan kita untuk menyadari n menikmatinya..

Solat dapat kita nikmati ketika kita ikat setiap bacaan n gerak dengan penghayatan d hati...

Ketika bersama orang2 yang kita cintai dapat kita lalui dengan menyadari makna mereka dalam kebersamaan..

Dalam perjalananpun kita akan dapat menikmatinya dengan menyadari keberadaan rasa yg menyertai, warna yang kita lihat...

Ketika kita membaca buku kita nikmati dg memperhatikan susunan huruf, tata kata, pola kalimah, hingga ada makna yg dapat menjadi khasanah bagi pengetahuan kita..

Ketika teman kita membutuhkan saran dari kita, maka berikanlah semua yg bisa diberikan yg bersumber dari hati kita, berikan semua yg kita miliki dari yang kita ketahui, maka akan memberi kita tambahan cara menyelesaikan masalah...

"Aku" dan Bahagia

Simaklah bagaimana "aku" mengisahkan kebahagiannya.. "aku" bisa saya juga bisa Anda...:-)

Kebahagiaan bukan dengan banyaknya harta yg telah aku kumpulkan, tapi kemauan dan kemampuanku memberi sesuatu yg berarti bagi orang lain, walau hanya seulas senyum..:-)

Kebahagiaan bukan pada kemampuanku berhujjah dan kemenanganku dalam berdebat, tapi pada kemaun dan kemampuanku memberi jalan kemudahan untuk saling memahami..

Kebahagiaan bukan pada keselamatanku dari bencana or musibah, tapi pada kemauan dan kemampuanku menunjukkan, membahagiakan, dan mencahayai jalan orang lain..

Kebahagiaan bukan pada banyaknya orang yang mengenalku, akan tetapi sejauh mana aku mau dan mampu membagi salam dan cintaku kepada sesamaku..

Bebahagialah!

Pada sebagian manusia muncul keraguan untuk bisa bebas dari penderitaannya.. Karena ketika bahagia menyapanya dia akan kembali bersedih "apa yg harus dilakukannya dg kebahagiaannya?"

Perencanaan yg jelas dan tujuan yg menggerakkan produktifitas kita, adalah harus kita latih untuk kita miliki, agar kebahagiaan tidak enggan menyapa kita..:-)

Percayalah hidup dg bahagia lebih indah daripada hidup dg ragu, takut dan sedih..:-)